Nafas Bayi Berbunyi? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya
Nafas bayi berbunyi merupakan salah satu hal
yang umum dialami oleh bayi namun terkadang membuat orang tua khawatir akan
kondisi kesehatan buah hatinya tersebut. Ini memang merupakan hal yang normal,
namun ada kalanya Anda perlu cemas apabila bunyi yang dikeluarkan oleh bayi
selama bernapas tidak layaknya anak kecil pada umumnya.
Untuk itulah, pada kesempatan kali ini
Kesehatanmu akan mengulas mengenai penyebab nafas bayi berbunyi serta tindakan
tepat seperti apa yang perlu Anda lakukan sebagai orang tua.
Penyebab Nafas Bayi Berbunyi
Pada kondisi normal, ketika bayi baru lahir,
sesekali ia akan mengeluarkan bunyi saat bernapas. Kondisi tersebut terjadi
karena paru-paru serta hidung bayi masih melakukan adaptasi terhadap lingkungan
di sekitarnya. Seperti yang kita tahu, kondisi udara dan lingkungan selama bayi
berada di luar dan di dalam rahim sangatlah berbeda. Adaptasi oleh hidung dan
paru-paru inilah yang menjadi penyebab normal mengapa bayi mengeluarkan bunyi
selama bernapas. Biasanya, bunyi saat bernapas tersebut akan perlahan hilang
ketika bayi berusia 2 hingga 3 minggu.
Penyebab lain yang membuat si kecil
mengeluarkan bunyi saat bernapas adalah karena ia terserang sebuah penyakit
tertentu. Berikut ini adalah beberapa jenis bunyi yang dikeluarkan oleh bayi
serta apa yang menjadi penyebabnya. Dengan begitu, maka sebagai orang tua, Anda
dapat melakukan tindakan atau langkah tepat untuk mengatasi hal tersebut. Di
antaranya adalah sebagai berikut:
1. Bunyi Seperti Suara Siulan
Ketika buah hati Anda mengeluarkan bunyi
seperti siulan ketika bernapas, kemungkinan besar disebabkan karena terjadinya
penyumbatan kecil pada bagian saluran pernapasan. Hidung bayi sendiri memiliki
saluran yang sangat kecil sebagai jalur keluar masuknya udara. Apabila terjadi
penyumbatan pada saluran tersebut, seperti terdapat lendir di dalamnya, maka
akan memunculkan suara seperti siulan.
Ini adalah kondisi yang tidak akan berbahaya
untuk buah hati Anda. Perlahan lendir tersebut akan hilang dengan sendirinya.
Namun apabila dalam jangka waktu yang lama nafas bayi berbunyi siulan terus
menerus, baik ketika ia sedang tidur atau bernapas seperti biasa, maka
sebaiknya Anda memeriksakan kondisi tersebut ke dokter. Bisa jadi sudah terjadi
infeksi saluran nafas bawah pada buah hati Anda.
2. Suara yang Dikeluarkan Melengking
Kondisi ini disebut dengan laringomalasia atau
stridor. Biasanya suara akan terdengar ketika buah hati mengambil nafas.
Kondisi ini disebabkan karena saluran pernapasan bayi yang menjadi lebih lunak
dan sempit.
Apabila buah hati Anda mengalami hal ini, Anda
tak perlu khawatir karena ketika mereka menginjak usia 2 tahun, maka adaptasi
saluran pernapasan pun akan sempurna sehingga suara melengking yang terdengar
juga akan menghilang dengan sendirinya.
3. Suara Serak saat Bayi Batuk dan Menangis
Adapun penyebab nafas bayi berbunyi serak
ketika ia batuk ataupun menangis adalah karena terjadi penyumbatan lendir di
bagian laring. Ini adalah kondisi yang cukup berbahaya karena menjadi gejala
dari terjadinya infeksi trakea, laring, serta tabung bronkial. Dengan kata
lain, Anda harus membawa buah hati ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan serta
penanganan yang tepat dalam mengatasi hal tersebut.
4. Suara dengan Tempo Pendek dan Sesak
Kondisi selanjutnya adalah munculnya suara
seperti orang sesak dengan tempo yang pendek atau cepat. Hal ini biasanya
disebabkan karena pneumonia, yakni cairan yang terdapat di dalam alveoli atau
saluran udara paling kecil pada sistem pernapasan bayi.
Apabila buah hati Anda mengalami hal ini, maka
ia akan kesulitan mengambil nafas bahkan lebih sering menangis. Pada kondisi
yang sudah parah, buah hati akan batuk terus menerus dan akan mengeluarkan
suara serak jika diperiksa menggunakan stetoskop.
Kondisi nafas bayi berbunyi seperti yang telah
dijelaskan di atas adalah beberapa kondisi yang normal terjadi pada bayi.
Meskipun menjadi hal yang normal, namun tak ada salahnya untuk membawa mereka
ke dokter demi mendapatkan penanganan yang tepat sebelum terjadi hal-hal yang
tak diinginkan.
Ciri-Ciri Masalah Pernapasan pada Bayi
Jika masalah bunyi yang dikeluarkan oleh bayi
ketika bernapas seperti yang telah dijelaskan di atas masih masuk dalam
kategori normal, berbeda dengan beberapa kondisi berikut ini. Apabila buah hati
mengeluarkan bunyi saat bernapas dan disertai dengan beberapa kondisi berikut,
maka Anda harus segera membawa mereka ke dokter. Di antaranya adalah sebagai
berikut:
- Dalam satu menit, buah hati bernapas lebih dari 60 kali.
- Buah hati terus-menerus mendengus serta mengalami kesulitan tiap kali mereka mengambil nafas. Ciri-ciri fisiknya adalah disertai dengan lubang hidung yang semakin melebar.
- Disertai dengan batuk yang tak kunjung berhenti.
- Terjadinya retraksi, yakni kondisi di mana otot pada bagian leher dan dada naik turun dengan sangat cepat.
- Ketika bayi tidur, napasnya berhenti selama kurang lebih 10 detik.
- Munculnya bercak segitiga yang berwarna biru pada area sekitar hidung, bibir, dan dahi. Hal ini disebabkan karena buah hati tak mendapatkan asupan atau suplai oksigen dengan baik.
Jadi ketika nafas bayi berbunyi dan ternyata
disertai dengan hal-hal di atas, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa kondisi
saluran pernapasan bayi sedang bermasalah. Demi menghindari berbagai kemungkinan
yang tak diinginkan, sebaiknya Anda segera membawa mereka ke dokter.
Cara Mengatasi Nafas Bayi Berbunyi Ngik Ngik
Sebagai orang tua, Anda tentu harus mengetahui
bagaimana cara untuk mengatasi masalah nafas bayi berbunyi. Untuk itulah, ada
beberapa hal yang dapat Anda lakukan. Dengan melakukan beberapa hal ini, maka
Anda dapat membantu buah hati bernapas dengan lega. Di antaranya adalah sebagai
berikut:
1. Berikan Pijatan Lembut
Cara pertama adalah pijat bagian dada bayi
dengan lembut menggunakan minyak kayu putih atau balsam khusus bayi. Hal ini
akan sangat membantu bayi mendapatkan udara yang lebih segar dan banyak.
Pijatlah pada bagian dada kanan dan kiri bagi. Pijatan lembut ini juga dapat
membantu mengencerkan lendir yang menyumbat pada saluran pernapasan bayi Anda.
2. Oleskan Minyak dengan Aroma Segar pada Hidung Bayi
Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan
mengoleskan minyak beraroma hangat di bagian hidung bayi. Ini akan sangat
membantu melancarkan saluran pernapasan buah hati Anda. Namun perlu diingat,
jangan terlalu banyak mengoleskan minyak pada bagian hidung bayi karena masih
sangat sensitif.
3. Ajak Bayi Beraktivitas Lebih Sering
Cara yang selanjutnya untuk mengatasi masalah
nafas bayi berbunyi karena terjadi penyumbatan berupa lendir pada saluran pernapasan
adalah dengan mengajak mereka untuk beraktivitas. Anda dapat melatih bayi
berjalan atau bermain. Hal ini karena ketika bayi aktif dalam bergerak, maka
perlahan lendir yang menjadi penyebab utama munculnya bunyi ketika bayi bernapas
dapat dihilangkan.
Setidaknya itulah beberapa hal yang dapat Anda
lakukan untuk mengatasi masalah nafas bayi berbunyi, baik itu ketika bunyinya
serak (grok – grok) atau menyerupai siulan (ngik – ngik). Selain itu, pastikan
tempat tidur dan bermain bayi bersih dari debu. Untuk itulah, sangat penting
kiranya bagi Anda sebagai orang tua agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan
buah hati Anda agar tetap sehat.
Semoga apa yang kami
jelaskan pada kesempatan kali ini bermanfaat bagi Anda dan buah hati.
Baca Juga

Post a Comment
Post a Comment