6 Penyebab Sakit Perut di Bawah Pusar dan Cara Meredakannya
Ketika mengalami sakit perut di bawah pusar,
maka rasa derita akan sangat terasa, baik Anda laki-laki atau perempuan.
Sebenarnya sakit semacam ini sudah umum terjadi dan menjadi salah satu gejala
munculnya penyakit lain seperti masalah pada sistem pencernaan atau bahkan
organ reproduksi.
Sakit perut yang berada pada bagian bawah pusar memang dapat dikategorikan
menjadi dua yakni kategori normal dan kategori serius. Pada kategori normal,
rasa sakit tersebut akan muncul saat Anda mengonsumsi makanan berat dengan
jumlah yang banyak. Namun rasa sakit tersebut akan perlahan hilang setelah
beberapa jam. Sedangkan untuk kategori serius, maka kemungkinan terdapat
masalah pada usus dan beberapa organ lain yang terletak di bagian perut bawah.
Penyebab Munculnya Sakit Perut di Bawah Pusar
Bagi Anda yang mengalami sakit perut di bawah
pusar, mengetahui penyebabnya adalah hal penting yang harus dilakukan. Ini
karena dengan memahami penyebab mengapa tiba-tiba muncul rasa sakit berlebih
pada perut bagian bawah, maka Anda dapat melakukan langkah penanganan yang
tepat dengan bantuan dokter. Adapun beberapa penyebab sakit perut bagian bawah
pusar adalah sebagai berikut:
1. Apendisitis atau Radang Usus Buntu
Seperti namanya, penyakit ini terjadi ketika
usus buntu mengalami peradangan. Usus buntu merupakan organ yang berbentuk
tabung dengan panjang sekitar 88 cm dan memanjang dari bagian usus besar.
Adapun gejala yang muncul karena peradangan
pada usus buntu adalah bagian yang sakit hanya terdapat pada satu titik saja,
yakni di bawah pusar. Semakin lama dibiarkan, maka rasa sakit perut di bawah
pusar tersebut akan menjalar ke bagian atas perut. Munculnya nyeri yang sangat
terasa tersebut menjadi titik awal terjadinya peradangan usus buntu.
2. Terjadinya Kanker pada Usus Besar
Penyebab kedua munculnya sakit perut di bawah
pusar adalah karena pada bagian usus besar terdapat kanker. Kanker usus besar
sendiri berawal dari munculnya gumpalan-gumpalan sel kecil yang sifatnya jinak.
Gumpalan sel tersebut biasa disebut dengan polip adenomatosa.
Seiring berjalannya waktu, apabila rasa sakit
tersebut disepelekan, maka polip akan berkembang menjadi kanker usus besar.
Adapun salah satu ciri dari penyakit kanker usus besar adalah rasa sakit muncul
hanya di perut bagian bawah saja. Rasa sakit tersebut dapat berupa keram atau
hanya sekedar nyeri biasa. Tak hanya itu saja, penderita juga akan kerap
mengalami rasa kembung pada perut.
3. Interstitial Crystitis atau Sindrome Kandung Kemih
Ini adalah penyebab lain munculnya rasa sakit
tak tertahankan pada bagian bawah pusar. Untuk sindrome kandung kemih sendiri
rasa sakit yang awalnya hanya berpusat pada bagian bawah perut akan menyebar
hingga ke pinggul. Rasa sakit yang sangat tak nyaman tersebut akan membuat para
penderitanya merasakan rasa sakit yang tak tertahankan, terlebih saat mereka
buang air kecil.
4. Hernia Inguinalis
Dari beberapa penyebab sakit perut di bawah
pusar, mungkin penyakit yang satu ini memiliki tingkat keseriusan yang tinggi.
Pasalnya hernia inguinalis merupakan jenis penyakit yang menyerang jaringan
usus melalui titik lemah pada bagian otot perut.
Ketika mengalami penyakit yang satu ini, maka
Anda akan merasakan rasa sakit yang sangat tak tertahan saat mengangkat benda
berat. Tak hanya itu saja, ketika Anda batuk atau bersin, rasa sakitnya akan
muncul. Biasanya gejala yang muncul karena penyakit ini adalah pada bagian
perut bawah hingga pangkal paha akan mengalami nyeri.
5. Pembesaran Limpa
Penyebab sakit perut di bawah pusar yang
selanjutnya adalah karena terjadinya pembesaran limpa. Gejala yang muncul
adalah rasa kenyang, kembung, namun sakit pada bagian perut. Adapun penyebab
munculnya rasa sakit ini adalah karena terdapat infeksi bakteri maupun parasit
dalam perut. Selain itu, dalam kondisi parah, kemungkinan terjadi kanker darah
dalam tubuh Anda.
6. Batu Ginjal
Di antara banyaknya jenis penyebab sakit perut
di bawah pusar, mungkin penyakit ini yang cukup familiar di telinga Anda. Batu
ginjal akan memunculnya rasa nyeri yang sangat besar pada bagian ginjal hingga
kandung kemih. Ciri-cirinya adalah perut bagian bawah hingga pangkal paha akan
sering keram terutama ketika melakukan buang air kecil. Untuk warna urine
penderita penyakit ini biasanya merah, pink, atau cokelat
Penyebab Munculnya Sakit Perut Bagian Bawah pada Perempuan
Beberapa penyebab sakit perut di bawah pusar
yang telah diulas di atas merupakan penyebab umum yang dapat dialami oleh
laki-laki ataupun perempuan. Hanya saja untuk perempuan sendiri, ada penyebab
lain yang tentunya tak akan dialami oleh laki-laki. Lantas apa saja
penyebabnya? Daripada penasaran, simak ulasan berikut ini:
Kehamilan Ektopik
Kehamilan ektopik merupakan jenis kehamilan
yang terjadi di mana janin terbentuk di bagian luar rahim. Ini memang menjadi
salah satu masalah serius yang dapat dialami oleh perempuan yang mengandung.
Apabila Anda mengalami masalah ini, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit
terdekat agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Keguguran
Masalah serius lain yang akan menyebabkan
munculnya rasa sakit parah pada perempuan adalah keguguran. Ketika seorang
perempuan mengalami ini, maka bagian perut bawah akan terasa sangat sakit dan
menjalar ke semua bagian perut. Selain itu, biasanya juga akan muncul darah
dari saluran urine.
Menstruasi
Setiap perempuan tentu akan mengalami siklus
menstruasi atau haid. Pada hari pertama menstruasi, biasanya pada bagian perut
bawah serta pinggul akan muncul rasa nyeri yang tak tertahankan. Ini adalah
kondisi normal dan akan berangsur menghilang sehingga Anda tak perlu terlalu
khawatir.
Cara Meringankan Sakit Perut Bagian Bawah Pusar
Anda telah mengetahui beberapa penyebab
munculnya sakit perut di bawah pusar. Rasa sakit ini memang sangat menyiksa
sehingga tak jarang menjadikan Anda tak dapat beraktivitas dengan nyaman. Oleh
karena itu, bagi Anda yang mengalami permasalahan ini, ada beberapa cara yang
dapat dilakukan. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Konsumsi Banyak Air Putih
Cara pertama adalah dengan banyak konsumsi air
putih. Cara yang satu ini memang terbukti efektif untuk mengatasi rasa nyeri
pada perut. Mengapa? Hal ini karena air putih akan membantu membersihkan
berbagai kotoran melalui ginjal. Dengan asupan air putih yang banyak, maka
perlahan rasa sakit tersebut akan hilang sedikit demi sedikit dan kotoran dalam
ginjal akan dibuang melalui urine.
2. Meminum Jahe Hangat
Cara kedua ini adalah salah satu cara
tradisional yang terbukti ampuh dalam mengatasi sakit perut di bawah pusar. Hal
ini karena jahe sendiri terkenal sebagai bahan alami yang dapat memunculkan
rasa hangat pada perut dan meredakan nyeri yang Anda rasakan tersebut. Dalam
konsumsi jahe untuk mengatasi nyeri perut, cukup minum segelas air jahe hangat
pada pagi dan sore hari.
3. Jangan Konsumsi Makanan Pedas dan Keras
Cara ketiga untuk mengatasi sakit perut di
bawah pusar adalah hindari konsumsi makanan yang terlalu pedas dan keras. Hal
ini karena makanan yang pedas ataupun keras akan membuat kinerja ginjal dan
usus bertambah berat sehingga bukannya menghilangkan rasa nyeri, sebaliknya
rasa nyeri akan terus bertambah.
Itulah beberapa cara untuk meredakan rasa
sakit perut di bawah pusar. Dengan langkah sederhana tersebut, nyeri yang Anda
rasakan pun perlahan akan menghilang. Namun apabila ternyata rasa nyeri perut
kerap muncul, sebaiknya Anda memeriksakan hal itu ke dokter agar mendapatkan
analisa tepat terhadap penyebab munculnya rasa sakit perut tersebut. Semoga
bermanfaat.
Baca Juga

Post a Comment
Post a Comment